Jumat, 2 Oktober 2026
potretkata.co
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Bontang
    • Penajam Paser Utara
    • Paser
    • Kutai Barat
    • Mahulu
    • Berau
    • Balikpapan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Advertorial
    • DPRD Samarinda
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
  • Infrastruktur
  • Lainnya
    • Opini
    • Peristiwa & Kriminal
potretkata.co
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Bontang
    • Penajam Paser Utara
    • Paser
    • Kutai Barat
    • Mahulu
    • Berau
    • Balikpapan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Advertorial
    • DPRD Samarinda
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
  • Infrastruktur
  • Lainnya
    • Opini
    • Peristiwa & Kriminal
No Result
View All Result
potretkata.co
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Advertorial
  • Infrastruktur
  • Lainnya
Home Advertorial

Menakar Wajah Baru Posyandu di Pesisir Kutai Timur

Reading Time: 2 mins read
A A
12 Agustus 2026
Menakar Wajah Baru Posyandu di Pesisir Kutai Timur

Samrinda – Selama berdekade, memori publik tentang Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) nyaris tak pernah beranjak dari ritus yang sama: timbangan dacin, piring berisi bubur kacang hijau, serta pemeriksaan rutin bagi bayi dan ibu hamil. Namun, narasi tunggal itu kini sedang dirombak. Di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Posyandu didorong keluar dari zona nyamannya untuk bertransformasi menjadi hub pelayanan publik lintas sektor.

Muara dari perubahan paradigma ini adalah Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024. Regulasi anyar tersebut meredefinisi Posyandu bukan lagi sekadar ekstensi teknis dari dinas kesehatan, melainkan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) yang memikul mandat enam Standar Pelayanan Minimal (SPM)—mencakup kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, hingga perlindungan sosial.

Langkah eksekusi kebijakan ini diuji coba melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kelembagaan Posyandu di Samarinda, yang memboyong para kader dan pengelola dari Kecamatan Sandaran—sebuah wilayah pesisir Kutim dengan tantangan geografis yang tidak ringan.

“Sesuai dengan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, Posyandu bertransformasi menjadi lembaga kemasyarakatan yang kuat, tidak hanya berfokus pada kesehatan, tetapi juga kesejahteraan masyarakat. Dengan kolaborasi, kita bisa memberikan pelayanan terbaik,” ujar Ketua Pembina Posyandu Kutim, Siti Robiah.

Merangkul Seluruh Siklus Hidup

Di tataran pelayanan kesehatan, perluasan peran ini menuntut Posyandu merobohkan sekat usia. Kepala Dinas Kesehatan Kutim, dr. Yuwana Sri Kurniawati, menegaskan adopsi life cycle approach (pendekatan siklus hidup) sebagai pijakan baru operasional Posyandu di lapangan.

Sasaran intervensi tidak lagi berputar secara eksklusif pada pencegahan stunting atau pemantauan gizi buruk balita. Kelompok remaja dengan isu kesehatan reproduksi, usia produktif yang rentan penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi dan diabetes, hingga lansia, kini diplot masuk ke dalam radar pemantauan kader.

“Dengan layanan seluruh siklus kehidupan diharapkan masyarakat akan dapat berpartisipasi dalam kegiatan Posyandu. Sehingga akan dapat terdeteksi sedini mungkin permasalahan kesehatan yang ada,” terang Yuwana.

Titik Temu di Wilayah Pesisir

Bagi masyarakat di wilayah pesisir seperti Sandaran, pergeseran fungsi Posyandu memiliki implikasi sosiologis yang signifikan. Di daerah yang jauh dari jangkauan pusat birokrasi kabupaten, Posyandu sering kali menjadi satu-satunya infrastruktur negara yang paling konsisten hadir di tengah warga.

Ketika fungsinya diperluas, Posyandu berpotensi menjadi nexus—titik pertemuan konkret antara kebutuhan dasar warga dan intervensi pemerintah. Kader tidak lagi sebatas memantau pita LILA (Lingkar Lengan Atas) ibu hamil, tetapi juga dilatih menjadi penyambung informasi terkait sanitasi, kelayakan hunian, hingga deteksi dini kerawanan sosial.

Namun, transformasi ini juga menyimpan tantangan tersendiri. Menumpuk beban pelayanan publik seluas enam bidang SPM ke pundak kader—yang mayoritas bekerja atas dasar kesukarelaan—membutuhkan dukungan kelembagaan yang konsisten. Bimtek empat hari di pusat kota harus dipastikan berlanjut menjadi skema pendampingan riil di tingkat desa, bukan berhenti sebagai formalitas serapan anggaran semata.

Transformasi Posyandu di Kutai Timur pada akhirnya adalah pertaruhan atas komitmen interkoneksi antardinas. Jika sinergi lintas bidang ini berjalan efektif, Posyandu tak sekadar sukses menanggalkan stigma “tempat timbang anak”, tetapi benar-benar mewujud menjadi benteng utama solidaritas dan pelayanan warga di akar rumput.(adv)

Loading

Share160SendShareSend
Leave Comment

Berita Terkait

Pemkab Dorong Perusahaan Daerah Lebih Aktif Garap Sektor Migas untuk Perkuat PAD Kukar

Aulia Tekankan Adaptasi Cepat Usai 64 Pejabat Pemkab Kukar Dilantik

Pemkab Kukar Perkuat Ekonomi Masyarakat di Tengah Penyesuaian Subsidi BBM dan Listrik

Pemkab Kukar dan LAN RI Perpanjang Kerja Sama, Kepala Sekolah Bakal Dapat Pendampingan

Disdikbud Kukar Siapkan Instruksi Upacara untuk Seluruh Sekolah Tahun Depan

Hari Kesaktian Pancasila, Pemkab Kukar Tekankan Peran Pelajar Menjaga Persatuan

Bahasa Kutai Diperkuat di Sekolah, Disdikbud Kukar Siapkan Buku dan Guru

Cegah Kekerasan Anak, DP3A Kukar Perluas Edukasi hingga Lingkungan Sekolah

Pemkab Dorong Perusahaan Daerah Lebih Aktif Garap Sektor Migas untuk Perkuat PAD Kukar

2 Oktober 2026

Aulia Tekankan Adaptasi Cepat Usai 64 Pejabat Pemkab Kukar Dilantik

2 Oktober 2026

Pemkab Kukar Perkuat Ekonomi Masyarakat di Tengah Penyesuaian Subsidi BBM dan Listrik

2 Oktober 2026

Pemkab Kukar dan LAN RI Perpanjang Kerja Sama, Kepala Sekolah Bakal Dapat Pendampingan

1 Oktober 2026

Disdikbud Kukar Siapkan Instruksi Upacara untuk Seluruh Sekolah Tahun Depan

1 Oktober 2026

Hari Kesaktian Pancasila, Pemkab Kukar Tekankan Peran Pelajar Menjaga Persatuan

1 Oktober 2026

Terpopuler

APBD Perubahan Kukar 2026 Ditetapkan, Aulia Minta OPD Percepat Pelaksanaan Program

Disdikbud Kukar Siapkan Instruksi Upacara untuk Seluruh Sekolah Tahun Depan

1 Oktober 2026
APBD Perubahan Kukar 2026 Ditetapkan, Aulia Minta OPD Percepat Pelaksanaan Program

Hari Kesaktian Pancasila, Pemkab Kukar Tekankan Peran Pelajar Menjaga Persatuan

1 Oktober 2026
APBD Perubahan Kukar 2026 Ditetapkan, Aulia Minta OPD Percepat Pelaksanaan Program

Bahasa Kutai Diperkuat di Sekolah, Disdikbud Kukar Siapkan Buku dan Guru

30 September 2026
APBD Perubahan Kukar 2026 Ditetapkan, Aulia Minta OPD Percepat Pelaksanaan Program

Cegah Kekerasan Anak, DP3A Kukar Perluas Edukasi hingga Lingkungan Sekolah

30 September 2026
APBD Perubahan Kukar 2026 Ditetapkan, Aulia Minta OPD Percepat Pelaksanaan Program

APBD Perubahan Kukar 2026 Ditetapkan, Aulia Minta OPD Percepat Pelaksanaan Program

30 September 2026
Agus Haris Pimpin Kader Gerindra Bontang Bersihkan Lingkungan Kampung Baru

Agus Haris Pimpin Kader Gerindra Bontang Bersihkan Lingkungan Kampung Baru

26 September 2026

Topik Populer

Adv (320) Agus Haris wakil wali kota Bontang (14) Agus Haris wakil walikota Bontang (13) Ahmad Aznem (kepala DKP3 kota Bontang) (19) Andi Satya Adi Saputra (12) Anggota DPRD Kota Samarinda (9) Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda (14) Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda (14) Anhar (9) Asn (13) BeritaBontang (81) BKPSDM (26) Bkpsdm Bontang (57) BontangHebat (68) Deni Hakim Anwar (16) DisdikBontang (162) Diskominfo Kota Bontang (16) Diskominfo Kukar (184) Dispora Kaltim (101) DKP3 Kota Bontang (32) DPD RI (23) DPMPTSP Kota Bontang (48) DPRD Kaltim (17) DPRD Kota Samarinda (54) DPRD Samarinda (107) DPUPR Kota Bontang (14) DuniaPendidikan (13) Headline (15) Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda (10) Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda (14) Ketua Komite 1 DPD RI (11) KotaBontang (10) KPU Samarinda (9) Neni Moerniaeni Wali Kota Bontang (70) Novan Syahronie (16) Pemkot bontang (85) PendidikanBontang (162) Pilkada Kukar (8) Program Smart Tani Go to School (13) PT Pupuk Kalimantan Timur (19) Pupuk Kaltim (9) RSUD Taman Husada Bontang (101) Sdn 009 Bontang Utara (9) Sudi Priyanto kepala bkpsdm bontang (64) Toetoek Pribadi Ekowati (kepala Dinkes Bontang) (16)
Next Post
Memutus Bayang-Bayang Rodensia di Balik Lembar Sunyi Kewaspadaan Hantavirus

Memutus Bayang-Bayang Rodensia di Balik Lembar Sunyi Kewaspadaan Hantavirus

Tentang Kami     Redaksi      Pedoman Siber      Kode Etik

COPYRIGHT © 2024 POTRETKATA.CO –  ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Bontang
    • Penajam Paser Utara
    • Paser
    • Kutai Barat
    • Mahulu
    • Berau
    • Balikpapan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Advertorial
    • DPRD Samarinda
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
  • Infrastruktur
  • Lainnya
    • Opini
    • Peristiwa & Kriminal

COPYRIGHT © 2024 POTRETKATA.CO -  ALL RIGHT RESERVED Managed by Aydan Putra