Potretkata.co,BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terus memperkuat upaya penurunan angka pengangguran, melalui peningkatan kualitas tenaga kerja dan pengembangan program ekonomi kerakyatan.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengungkapkan bahwa sepanjang 2025 lalu, Balai Latihan Kerja (BLK) Bontang telah melatih lebih dari 2.500 peserta. Program pelatihan tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan, tetapi juga didukung berbagai fasilitas penunjang.
“Para peserta mendapatkan sertifikasi, jaminan BPJS Ketenagakerjaan, perlengkapan pelatihan, uang saku, hingga fasilitas asrama bagi peserta dari luar daerah,” jelasnya, Rabu (8/4/2026).
Selain pelatihan teknis, Pemkot Bontang juga menjalankan berbagai strategi untuk memperkuat ekonomi masyarakat. Salah satunya melalui pengembangan jaringan gas (jargas) rumah tangga yang diharapkan, mampu mendorong kemandirian ekonomi warga.
“Di sisi lain, pemerintah juga melakukan penyederhanaan perizinan investasi, guna menarik minat dunia usaha serta membuka lebih banyak lapangan kerja,” tambahnya.
Selain itu,Inovasi digital turut dihadirkan melalui platform “Teman Loker” yang berfungsi, menyinkronkan data lowongan kerja, sekaligus mendukung pelaksanaan program pemagangan.
Melalui berbagai langkah tersebut, Pemkot Bontang optimistis dapat menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal di tengah dinamika dunia kerja yang terus berkembang.
![]()







