BONTANG – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar terus diperkuat oleh SMP Negeri 5 Kota Bontang. Salah satunya melalui pembentukan kader anti-narkoba yang dibina secara rutin bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN).
Program ini telah berjalan selama delapan bulan dengan intensitas pembinaan minimal dua kali dalam sebulan, bahkan dapat mencapai empat kali pertemuan. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara berkala.
Kepala SMP Negeri 5 Bontang, Muhiddin, menjelaskan bahwa pembinaan dilakukan langsung oleh tim dari BNN. Materi yang diberikan mencakup pemahaman tentang bahaya narkoba, minuman keras, hingga risiko pergaulan bebas di kalangan remaja.
“Kami dibimbing langsung oleh tim BNN untuk memberikan pemahaman kepada siswa terkait dampak negatif narkoba dan perilaku menyimpang lainnya,” ujarnya.
Peserta dalam program ini merupakan siswa terpilih yang nantinya berperan sebagai kader. Setelah mendapatkan pembinaan, mereka memiliki tanggung jawab untuk menyebarluaskan informasi kepada teman sebaya melalui kegiatan OSIS maupun forum siswa lainnya.
Menurut pihak sekolah, pendekatan ini dinilai efektif sebagai langkah pencegahan dini. Dengan melibatkan siswa sebagai agen perubahan, pesan-pesan edukatif diharapkan lebih mudah diterima di lingkungan pelajar.
“Pergaulan anak-anak saat ini semakin terbuka, sehingga penting bagi kami untuk melakukan pencegahan sejak dini agar mereka tidak terjerumus dalam hal-hal negatif,” tambahnya.(adv)
![]()







