Potretkata, Bontang – Banyak masyarakat bertanya-tanya kapan waktu terbaik untuk berolahraga selama bulan Ramadan agar tidak mengganggu ibadah puasa. Direktur RSUD Taman Husada Bontang, dr. Suhardi, Sp.JP, memberikan panduan bagi mereka yang ingin tetap bugar saat berpuasa.
Menurut dr. Suhardi, waktu ideal untuk berolahraga di bulan puasa adalah menjelang berbuka atau setelah berbuka puasa.
“Jika ingin olahraga di sore hari, menjelang waktu magrib, pilih yang ringan seperti jogging, jalan santai, atau stretching,” ujarnya saat bincang-bincang dengan awak media ini, Sabtu(1/3/2025).
Namun, bagi mereka yang ingin berolahraga lebih intens, seperti ke gym, disarankan melakukannya setelah berbuka puasa. Pasalnya, setelah berbuka, tidak ada batasan olahraga.
“Silakan lakukan sesuai hobi, entah itu gym, futsal, atau lainnya,” ucapnya.
Terkait kekhawatiran tentang keamanan jantung saat berolahraga dalam kondisi puasa, dr. Suhardi memastikan bahwa olahraga tetap aman. Selama tidak berlebihan, olahraga aman bagi jantung meski sedang dehidrasi ringan. Kata dia, tubuh akan beradaptasi.
Ia mengingatkan agar masyarakat tidak memaksakan diri. Jika merasa lemas atau pusing, segera istirahat dan tunggu waktu berbuka untuk mengembalikan cairan tubuh.
Tips lainnya, pastikan asupan cairan cukup setelah berbuka dan saat sahur untuk mencegah dehidrasi berlebih. Dengan demikian, olahraga tetap bisa dilakukan tanpa mengganggu puasa.
“Yang penting, dengarkan tubuh. Jangan memaksakan olahraga berat saat perut kosong. Keseimbangan antara ibadah, istirahat, dan aktivitas fisik itu kunci sehat selama Ramadan,” pungkasnya. (Adv/Ira)
![]()







