Potretkata, Bontang – Cuaca yang tidak menentu, baik panas maupun dingin, berisiko merusak kesehatan kulit. Spesialis Kulit dan Kelamin RSUD Taman Husada Bontang, dr. Anwar Arsyad, Sp.KK, M.Kes, mengingatkan pentingnya menjaga perawatan kulit secara rutin agar terhindar dari berbagai masalah kulit.
Menurut dr. Anwar, cuaca panas maupun dingin memengaruhi kelembapan kulit dengan cara yang berbeda.
“Cuaca panas bisa menyebabkan kulit dehidrasi, sementara cuaca dingin membuat kulit kering dan pecah-pecah. Jadi, perawatan kulit harus disesuaikan,” jelasnya belum lama ini.
Untuk menjaga kulit tetap sehat, ia menyarankan rutinitas sederhana namun efektif.
“Eksfoliasi secara lembut menggunakan produk yang aman membantu mengangkat sel kulit mati, sehingga kulit bisa beregenerasi lebih baik,” ujar dr. Anwar.
Dalam cuaca panas, ia menekankan pentingnya perlindungan ekstra dari sinar matahari. Selain menggunakan sunscreen, masyarakat juga bisa melindungi kulit dengan payung, topi, atau pakaian panjang.
“Jangan lupa minum banyak air untuk menjaga kelembapan kulit dari dalam,” katanya.
Sementara itu, saat cuaca dingin, ia menyarankan penggunaan pelembap berbahan dasar minyak untuk mengunci kelembapan. Selain itu, gunakan juga pelembap udara di dalam ruangan agar kulit tidak semakin kering.
Dr. Anwar juga mengingatkan pentingnya pola hidup sehat. Pasalnya, kesehatan kulit tidak hanya bergantung pada produk perawatan. Pola makan bergizi, tidur cukup, dan manajemen stres juga berperan besar.
Terakhir, ia mengajak masyarakat untuk lebih sadar akan kondisi kulit mereka sendiri.
“Perhatikan jika ada perubahan pada kulit, seperti munculnya ruam atau rasa gatal yang tak kunjung hilang. Segera konsultasikan ke dokter agar bisa ditangani dengan baik,” tutupnya.
Dengan perawatan kulit yang konsisten dan disesuaikan dengan kondisi cuaca, dr. Anwar berharap masyarakat Bontang bisa memiliki kulit sehat sepanjang tahun. (Adv/Ira)
![]()







