Samarinda – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Andi Satya Adi Saputra, melaksanakan kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) dengan tema “Prioritas Kebijakan Publik”. Acara ini berlangsung pada Sabtu (24/05/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai organisasi kepemudaan dan mahasiswa.
Pada kesempatan ini Andi Adi menekankan pentingnya peran aktif mahasiswa dan masyarakat dalam mengawasi kebijakan publik yang diterapkan oleh pemerintah.
“Kita ingin mahasiswa dan masyarakat aktif dalam mengawasi kebijakan publik di Kaltim. Partisipasi masyarakat sangat penting, termasuk dalam pelaksanaan, pengawasan, dan monitoring melalui keterbukaan informasi,” ujarnya.
Wakil Ketua Komisi IV itu menyinggung kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu), Andi Adi mendorong kerjasama antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten untuk memperbaiki masalah tersebut.
“Kualitas infrastruktur jalan di Kubar dan Mahulu memang sangat memprihatinkan. Namun, perlu dicatat bahwa tidak semua jalan di daerah tersebut merupakan tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kaltim; ada juga jalan yang statusnya milik Pemerintah Pusat,” tandasnya.
Politisi muda dari Partai Golkar ini berharap dengan adanya koordinasi yang baik antara Pemerintah Provinsi Kaltim dan Pemerintah Pusat, kondisi infrastruktur jalan di Kubar dan Mahulu dapat segera diperbaiki.
“Insyaallah, dengan koordinasi yang baik, dalam waktu tidak lama akses jalan ke sana akan semakin baik. Infrastruktur yang buruk dapat berdampak pada akses kesehatan, pendidikan, dan harga bahan pokok yang semakin meningkat,” tutup Andi Adi.
![]()






