SANGATTA – Ketua Koperasi Jasa Pemuda Kutim Hebat, Habibi, mengajak seluruh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan mitra dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggunakan air mineral Sangattaqua untuk memenuhi kebutuhan operasional sehari-hari. Menurutnya, penggunaan produk milik Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tuah Benua tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan dapur, tetapi juga dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ajakan tersebut merupakan tindak lanjut dari seruan Koordinator Wilayah SPPG Kutim, Dwi Nur Shinta, yang mendorong pemanfaatan produk lokal sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah. Sangattaqua dinilai mampu memenuhi kebutuhan air minum di dapur MBG yang setiap hari melayani penyediaan makanan bergizi.
Habibi menjelaskan, koperasi yang dipimpinnya hanya bertugas sebagai distributor resmi Sangattaqua. Namun, yang paling penting adalah tumbuhnya kesadaran bersama untuk mendukung produk daerah agar manfaat ekonominya dapat dirasakan masyarakat.
“Kesadaran Kepala SPPG dan Mitra Dapur sangat diharapkan untuk berkontribusi langsung dalam menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kutai Timur,” kata Habibi.
Ia menambahkan, penggunaan Sangattaqua secara konsisten akan memberikan dampak positif terhadap kinerja PDAM sebagai badan usaha milik daerah. Keuntungan perusahaan tersebut nantinya akan kembali menjadi dividen yang disetorkan ke kas daerah.
“Kami di Koperasi hanya jembatan. Yang paling penting adalah kesadaran bersama. Setiap tetes Sangattaqua yang dipakai di dapur SPPG, itu artinya ada dividen PDAM yang masuk ke kas daerah. Uang itu balik lagi untuk bangun Kutim, termasuk untuk program kesehatan dan gizi,” ujarnya.
Menurut Habibi, keberhasilan Program MBG dapat menjadi pemicu berkembangnya sektor lain apabila seluruh pihak ikut mendukung penggunaan produk lokal. Ia menilai kolaborasi tersebut akan menciptakan efek berantai terhadap perekonomian daerah sekaligus memperkuat keberadaan BUMD di Kutai Timur.(adv)
![]()






